Sabtu, 04 Juli 2009

Model KTSP di RA/TK

MODEL

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

RAUDHATUL ATHFAL/TAMAN KANAK-KANAK

Oleh Bunda Ati

Guru RA Al Musaddadiyah Garut


BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang KTSP

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan pendidikan tertentu tersebut mencakup tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan, dan peserta didik. Oleh karena itu, kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk disesuaikan dengan program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi daerah.

Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang mengacu pada standar nasional pendidikan bertujuan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan. Dua unsur standar nasional pendidikan, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada SI, SKL, dan panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) serta ketentuan lain yang menyangkut kurikulum dalam UU No. 20/2003 dan PP No. 19/2005.

Berdasarkan aturan-aturan di atas RA AL Musaddadiyah mengimplementasikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di tingkat Pra Sekolah dengan mengikuti panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) serta ketentuan lain yang menyangkut kurikulum seperti yang dituangkan dalam UU No./2003 dan PP No. 19/2005, dengan pemahaman bahwa kurikulum yang diterapkan di madrasah/sekolah harus senantiasa up to date, dapat mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat maka RA/TK................. membuat KTSP dengan mengadaptasi dari panduan yang disusun oleh BSNP dan kurikulum sebelumnya yang disesuaikan dengan perkembangan peserta didik, kemampuan sekolah serta kebutuhan masyarakat pengguna jasa RA/TK.....................


B. Tujuan Pengembangan KTSP

Secara umum tujuan diterapkannya pengembangan KTSP di RA/TK......................... merupakan upaya kemandirian dan pemberdayaan serta proses pengambilan keputusan secara partisipatif dalam pengembangan kurikulum di Raudhatul Athfal/Taman Kanak-kanak .................................. sebagai tindak lanjut dari pemberian kewenangan (otonomi) kepada lembaga pendidikan.

Secara khusus tujuan diterapkannya KTSP di RA/TK .................................. adalah untuk:

1. Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif madrasah dalam mengembangkan kurikulum, mengelola dan memberdayakan sumber yang tersedia.

2. Meningkatkan kepedulian warga madrasah dan masyarakat dalam pengembangan kurikulum melalui pengambilan keputusan bersama.

3. Meningkatkan kompetisi yang sehat antar satuan pendidikan tentang kualitas pendidikan yang akan dicapai.

4. Meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri, kompetitif, dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

5. Menumbuhkembangkan kemandirian, demokratis dan tanggung jawab peserta didik dalam mengikuti pembelajaran.

6. Memfasilitasi kecepatan belajar, irama belajar, maupun gaya belajar peserta didik secara individual dan kelompok.

7. Mengoptimalkan kemampuan, bakat, minat, dan/atau potensi yang ada pada peserta didik.

8. Meningkatkan daya saing peserta didik di tingkat Kabupaten, Propinsi maupun tingkat Nasional.

9. Menciptakan proses pembelajaran yang mencerdaskan, mengasyikkan, dan menyenangkan,

10. Mengoptimalkan seluruh sarana prasarana ataupun sumber belajar yang ada di RA/TK ....................

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di susun dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

1. Peningkatan Iman dan Takwa serta Akhlak Mulia

Keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh. Oleh karena itu, kurikulum yang disusun sebisa mungkin dapat menunjang peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia pada setiap mata pelajaran.

2. Peningkatan Potensi, Kecerdasan, dan Minat Sesuai dengan Tingkat Perkembangan dan Kemampuan Peserta Didik

Pendidikan merupakan proses sistematik untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik sehingga memungkinkan potensi afektif, kognitif, dan psikomotor berkembang secara optimal. Oleh karena itu, kurikulum harus disusun dengan memperhatikan potensi, tingkat perkembangan, minat, kecerdasan intelektual, emosional, sosial, spiritual, dan kinestetik peserta didik.

3. Keragaman Potensi dan Karakteristik Daerah serta Lingkungan

Setiap daerah memiliki potensi, kebutuhan, tantangan, dan karakteristik lingkungan yang beragam. Oleh karena itu, setiap daerah memerlukan kurikulum pendidikan yang sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup siswa sehari-hari. Kurikulum yang disusun harus memuat keragaman tersebut sehingga dapat menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah.

4. Tuntutan Pembangunan Daerah dan Nasional

Dalam era otonomi dan desentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonom dan demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional secara berimbang.

6. Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS)

Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang bercirikan masyarakat berbasis pengetahuan di mana IPTEKS sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. Pendidikan harus terus-menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian dengan perkembangan IPTEKS, sehingga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. Oleh karena itu, kurikulum harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

C. Prinsip Pengembangan KTSP

KTSP di RA Al Musaddadiyah dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut:

1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.

Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik.

2. Beragam dan terpadu

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan jender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar substansi.

3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan

seni

Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan

Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.

5. Menyeluruh dan berkesinambungan

Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan.

6. Belajar sepanjang hayat

Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal, dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.

7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BAB II

TUJUAN

A. Tujuan Pendidikan

Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan dirumuskan mengacu pada tujuan umum berikut ini.

Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan,

kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti

pendidikan lebih lanjut.

B. Visi Sekolah

Kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi madrasah. RA/TK .............................. sebagai unit penyelenggara pendidikan berupaya untuk selalu memperhatikan perkembangan dan tantangan masa depan, misalnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, arus globalisasi dan informasi, serta perubahan kesadaran masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan sehingga memacu sekolah untuk merespons tantangan dan peluang.

Oleh karena itu, dirumuskan visi RA/TK ..........................................., yaitu:

.................................................................................................................................................................................................................

Visi ini dipilih dengan berorientasi pada tujuan jangka panjang, menengah, dan pendek. Visi tersebut menjadi pedoman bagi setiap civitas akademika RA/TK.......................... untuk mewujudkannya dalam mencapai tujuan sekolah.

Visi tersebut mencerminkan profil dan cita-cita RA/TK.............................. antara lain:

1. ...............................................

2. ................................... dst


C. Misi Sekolah

Untuk mewujudkan visi RA/TK ...................... tersebut, diperlukan suatu misi berupa kegiatan jangka panjang dengan arah yang jelas. Misi sekolah RA/TK .....................................yang disusun berdasarkan visi di atas, yaitu:

“.............................................................................................................................................."


D. Motto Sekolah

Untuk memotivasi pengajar, staff dan peserta didik RA/TK ............................memiliki motto yaitu:

“............................................................................"

E. Tujuan Sekolah

....................................................................................................................................

F. Analisis Peluang dan Tantangan

1. Market and Product

Strength

.....................................


Opportunity

....................................

Threat

...................................

2. Profitability and Productivity

Strength

Weakness

Opportunity

Threat


3. Customer Satisfaction

strength

Weakness

Opportunity

·Threat


4. Management Improvement

Strength

Weakness

Opportunity

Threath

5. Financial Resources

Strength

Weakness

Opportunity

Threat

6. Human Resources Development

Strength

Weakness

Opportunity

Threat


7. Social Responsibilty

Strength

Weakness

Opportunity

Threat



BAB III

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

Struktur dan muatan kurikulum di RA/TK...........................meliputi sejumlah pengembangan yang keluasan dan kedalamannya merupakan program belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan. Di samping itu materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum.

A. Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum yang diterapkan di RA/TK Al Musaddadiyah meliputi:

1. Bidang Pengembangan

a. Pengembangan Pembentukan Perilaku melalui Pembiasaan

1) Moral Agama

2) Sosial

3) Emosional

4) Kemandirian

b. Pengembangan Kemampuan Dasar

1) Berbahasa

2) Kognitif Sain dan Matematika

3) Fisik (Motorik Halus dan Motorik Kasar)

4) Seni

2. Muatan lokal

3. Pengembangan Diri

B. Muatan Kurikulum

1. Pengembangan Pembiasaan dan Pengembangan Kemampuan Dasar

a. Pengembangan Pembiasaan

Pengembangan karakter merupakan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus dan ada dalam kehidupan sehari-hari anak sehingga menjadi akhlakul karimah dan menjadi kebiasaan yang baik. Bidang pengembangan karakter ini meliputi pengembangan akhlakul karimah dan nilai-nilai agama, serta pengembangan sosial, emosional dan kemandirian. Dari program tersebut diharapkan akan meningkatkan ketaqwaan anak terhadap Allah SWT dan membina anak agar dapat memiliki kecerdasan emosi sehingga dapat mengendalikan emosinya secara wajar, dapat berinteraksi dengan masyarakat dan lingkungannya serta dapat menolong dirinya sendiri dalam rangka kecakapan hidup


b. Pengembangan Kemampuan Dasar

Pengembangan kemampuan dasar merupakan kegiatan yang dipersiapkan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas sesuai dengan tahap perkembangan anak. Pengembangan kemampuan dasar tersebut meliputi:

Ø Berbahasa

Pengembangan ini bertujuan agar anak mampu mengungkapkan pikiran melalui bahasa yang sederhana secara tepat, mampu berkomunikasi secara efektif dan membangkitkan minat untuk berbahasa Indonesia

Ø Kognitif

Pengembangan ini bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir anak untuk dapat mengolah perolehan belajarnya, dapat menemukan bermacam-macam alternative pemecahanan masalah, membantu anak untuk mengembangkan kemampuan logika matematiknya dan pengetahuan akan ruang dan waktu, serta mempunyai kemampuan untuk memilah-milah, mengelompokkan serta mempersiapkan pengembangan kemampuan berpikir teliti

Ø Fisik/Motorik

Pengembangan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih gerakan kasar dan halus, meningkatkan kemampuan mengelola, mengontrol gerakan tubuh dan koordinasi, serta meningkatkan keterampilan tubuh dan cara hidup sehat sehingga dapat menunjang pertumbuhan jasmani yang kuat, sehat dan trampil

Ø Seni

Pengembangan ini bertujuan agar anak dapat dan mampu menciptakan sesuatu berdasarkan hasil imajinasinya, mengembangkan kepekaan, dan dapat menghargai hasil karya yang kreatif


2. Muatan Lokal

Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah.

Muatan lokal yang menjadi keunggulan dari RA/TK.................................. adalah:

a. ......................................................

b. ............................dst

3. Kegiatan Pengembangan Diri

Dalam rangka memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi Madrasah/sekolah, RA/TK...............mengadakan beberapa kegiatan pengembangan diri, yaitu:

a. Drum band

b. .............................................

Kegiatan pengembangan diri berada di bawah bimbingan guru pembimbing yang kompeten.

Pembimbing:

a.. Drum band: Yanda .................

b. .........................................dst


4. Pedoman Penilaian

Penilaian yang dilaksanakan di RA Al Musaddadiyah dilakukan dengan berbagai cara, antara lain melalui pengamatan dan pencatatan anekdot. Pengamatan dilakukan untuk mengetahui perkembangan dan sikap anak dengan cara mengamati tingkah laku anak dalam kehidupan sehari-hari secara terus menerus, sedangkan pencatatan anekdot merupakan sekumpulan catatan tentang sikap dan perilaku anak dalam situasi tertentu.

Berbagai alat penilaian yang dapat digunakan untuk memperoleh gambaran perkembangan kemampuan dan perilaku anak, antara lain:

a. Portofolio yaitu penilaian berdasarkan kumpulan hasil kerja anak yang dapat menggambarkan sejauhmana keterampilan anak berkembang

b. Unjuk kerja (performance) merupakan penilaian yang menuntut anak untuk melakukan tugas dalam perbuatan yang dapat diamati, misalnya praktek menyanyi, olah raga, memperagakan sesuatu

c. Penugasan (project) merupakan tugas yang harus dikerjakan anak yang memerlukan waktu yang relative lama dalam pengerjaannya, misalnya melakukan percobaan menanam biji.

d. Hasil karya (product) merupakan hasil kerja anak setelah melakukan suatu kegiatan

5. Perpindahan Kelompok / Mutasi

Perpindahan kelompok atau mutasi ke jenjang berikutnya dilaksanakan apabila peserta didik telah melaksanakan program pembelajaran selama satu tahun pelajaran dan atau dianggap memiliki perkembangan sesuai dengan yang diharapkan. Bagi siswa dari kelompok A melanjutkan ke kelompok B dan bagi siswa dari kelompok B melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya yaitu sekolah dasar.


6. Pendidikan Kecakapan Hidup

Pendidikan kecakapan hidup yang mencakup kecakapan pribadi, kecakapan sosial dan kecakapan akademik diimplementasikan dengan mengintegrasikannya di seluruh kegiatan pembelajaran di RA/TK..........................................


7. Keunggulan lokal dan Global

Kurikulum RA/TK.................................telah memprogramkan pengembangan pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global, yaitu pendidikan yang memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam aspek ekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan komunikasi, ekologi, dan lain-lain yang bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik. Program tersebut ditempuh dengan mengintegrasikannya di setiap pengembangan.

Untuk mengoptimalkan pelaksanaan program yang ada dalam kurikulum, maka RA/TK......................melakukan berbagai kerja sama baik dengan orang tua, masyarakat sekitar maupun dengan instansi terkait.

Kerja sama dengan orang tua:

· ................

· ....................

Kerja sama dengan masyarakat sekitar:

·

Kerja sama dengan instansi terkait:

· Kantor Pos

C. SILABUS

Silabus merupakan seperangkat rencana dan pengaturan kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas, dan penilaian hasil belajar.

Silabus yang disusun di RA/TK.............................dikembangkan berdasarkan:

1. Kompetensi yang akan dikembangkan pada anak didik

2. Cara atau metode yang dipakai dalam mengembangkan kompetensi pada diri

anak didik

3. Penilaian terhadap kompetensi yang diraih oleh anak didik

Di RA/TK..................................silabus pembelajaran dituangkan dalam bentuk perencanaan semester, perencanaan mingguan dan perencanaan harian (tertulis di buku program semester, SKM, SKH).


BAB IV

KALENDER PENDIDIKAN

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan diselenggarakan dengan mengikuti kalender pendidikan pada setiap tahun ajaran. Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif, dan hari libur.

A. Alokasi Waktu

Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. Minggu efektif belajar adalah jumlah Minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap Minggu untuk seluruh mata pelajaran, termasuk muatan lokal. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah, jeda antar semester, libur akhir tahun pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum seperti hari-hari besar Nasional, dan hari libur khusus. (kalender pendidikan terlampir)

B. Penetapan Kalender Pendidikan

PENETAPAN PERKIRAAN KALENDER AKADEMIK

RA/TK...............................

Tahun Pelajaran ....................

Semester I

No

Tanggal

Kegiatan

1

























































Semester II

No

Tanggal

Kegiatan































BAB V

PENUTUP

Dengan telah selesainya penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) RA/TK ................................ pada awal tahun pelajaran 2008–2009, maka salah satu pedoman dan acuan dalam kegiatan belajar mengajar telah dimiliki.

Kami menyadari penyusunan kurikulum ini masih jauh dari sempurna namun besar harapan dengan adanya penyusunan KTSP ini dapat mengembangkan dan meningkatkan Program RA/TK...................................

Kami juga sangat mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, khususnya guru, karyawan maupun para siswa serta masyarakat yang diwakili oleh orang tua siswa. kami mengucapkan terima kasih, atas bantuan yang sudah diberikan kepada kami dari berbagai pihak, kepada Pemerintah yang memberi kesempatan pada kami untuk menyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), semoga Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) RA/TK.................................................mampu menjadi sarana bagi sekolah untuk ikut mencerdaskan anak bangsa.Amin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar